Pages

Minggu, 19 Januari 2014

JIKA AKU MENJADI AKUNTAN PUBLIK




Berbicara mengenai profesi, cukup banyak profesi yang ada saat ini. Namun sangatlah jarang orang bergelut menjadi seorang akuntan publik. Yah memang saya menyadari banyak nya pekerjaan yang harus di emban dan hal mungkin membuat orang merasa kurang meminati profesi ini. Namun saya terbesit, jika aku menjadi seorang akuntan publik bagaimana yah?  Saya beralasan ini merupakan profesi yang menjanjikan, yang sangat sebanding dengan yang dikerjakan. Ada nominal yang saya dapat, namun saya rasa belum cukup puas tanpa memberikan suatu kontribusi yang baik kepada negara. Kontribusi seperti apa? Yah saya rasa dengan memiliki moral dan profesionalisme yang baik, tingkat independensi yang kuat, dan pastinya mengacu kepada standar yang ditetapkan yaitu Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) serta Ikatan Akuntansi Publik Indonesia ( IAPI ).
Menurut saya pribadi kontribusi tidak harus muluk-muluk, karena mengingat banyaknya kasus yang menjadikan profesi seorang akuntan dipandang kurang baik yang mengakibatkan kris ekonomi di tahun 1997. Saya rasa dengan memiliki etika profesi akuntan publik akan menjadi panduan bagi saya dalam menjalani kewajiban dalam hal memberikan dan mempertahankan jasa kepada masyarakat yang berstandar tinggi, melalui etika profesi  merupakan sarana pengaturan diri ( self- regulation ) dalam melaksanakan profesi sebagaimana yang diharapkan masyarakat pastinya akan membuat kita dipercaya sehingga kita memiliki pengalaman yang banyak terhadap berbagai kasus yang ada terjadi, dengan sikap independensi. Ada kontribusi kepada negara lalu bagaimana dengan Corporate Social Responbility ( CSR )? Mengingat dikeluarkannya Undang-Undang Perseroan Terbatas tahun 2007 yang mengatur mengenai kewajiban perusaahaan untuk menerapkan Corporate Social Report ( CSR ) yang mengharuskan untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya. Saya kembali memikirkan apa tindakan CSR yang mampu saya lakukan dalam profesi sebagai seorang akuntan publik. Profesi seorang akuntan berdiri dalam Kantor Akuntan Publik (KAP) yang berkerja dalam suatu tim, jadi tindakan pertama yaitu dengan mensejahterahkan karyawannya dengan memberikan gaji pokok, uang lembur, bahkan memberikan bonus ketika berhasil menyelesaikan kasus. Kedua adalah jaminan atas konsumen, yaitu dengan memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada klien, walaupun klien yang membayar kita, namun kita harus mampu untuk bersikap independen kepada klien. Dan yang ketiga, yaitu kepada masyarakat di sekitar perusahaan. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menerapkan tanggungjawab sosial ini, menurut saya dapat dilakukan dengan memberikan bantuan kepada daerah – daerah yang kurang mampu, misalnya dengan klinik pengobatan, pemberian bantuan kepada panti asuhan, dan juga mungkin melakukan kegiatan senam sehat kepada masyarakat yang berada di dekat lingkungan kantor saya.
Menurut saya, intinya sutu pekerjaan apapun itu, kita harus memiliki kontribusi yang baik dan layak kepada diri kita maupun negara, serta ditunjang dengan tindakan CSR yang baik, dan bukan untuk mencari nama dalam lingkungan, namun bermakna buat yang menerimanya. Saya rasa itu yang akan saya lakukan jika menjadi seorang akuntan publik.

0 komentar:

Posting Komentar